Gus Dur Tak Bisa "Jual" Pendukungnya ke SBY
JAKARTA-KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meralat pernyataan sebelumnya soal rencana golput.Dan berkembanglah isu,Gus Dur bakal merapat ke kubu Susilo Bambang yudhoyono(SBY) dengan klaim suara jutaan warga Jawa Timur.Benarkah demikian??
Menurut peneliti Lembaga Survei Indonesia(LSI) Burhanudin Muhtadi,pendukung Gus Dur sudah semakin cerdas,dan tidak akan berpengaruh signifikan terhadap pilihan kader-kader pendukungnya. hal ini didasari dengan seringnya Gus Dur melontarkan pernyataan kontroversi, yang sebetulnya didasari persoalan internal PKB. Justru pernyataan ini malah menghilangkan "aura"Gus Dur sebagai guru bangsa,sebagai mantan presiden,ujar pengamat politik Burhanudin Muhtadi.Menurut peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini,hal demikian juga membuktikan bahwa Gus Dur konsisten dengan inkonsisten. Dimana seperti pada pemilu legislatif lalu Gus Dur menyatakan golput,namun malah menjalankan politik zig-zag ke partai lain seperti mendekati Gerindra atau PDIP.Bahkan Gus Dur bakal tidak masive menyukseskan golput untuk kader pendukungnya. Golput di Jawa Timur tidak bisa dijadikan klaim,karena ini murni kelalaian KPU.
Jika,isunya Gus Dur bakal "menjual"pendukungnya di Jawa Timur kepada SBY,Burhanudin memprediksikan hal ini akan "dimanfaakan Muhaimin Iskandar untuk menambah beginning dan amunisi dukungan ke SBY,"katanya.(ded)
http://pemilu.okezone.com/index.php/read/2009/06/14/
Sabtu, 13 Juni 2009
Gus Dur Tak Bisa "Jual"
Label: kontroversi Gus Dur
Diposting oleh crocet di 21.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar